Sinopsis The Legend of the Blue Sea Episode 3 – Episode sebelumnya ada di sini. Selengkapnya Kamu bisa cari tahu di goresan pena yang ini. Lanjut lagi yuk ceritanya..
Di jaman Joseon, di saat walikota DamRyungbertemu dengan putri duyung lagi lantaran tanda cahaya lentera, walikota menanyakan nama dari putri duyung tersebut.

Putri duyung memberi tahu namanya yakni SeHwa yang diberikan oleh seseorang. Putri duyung itu mulai menceritakan konferensi pertamannya dimasa kecil dengan seorang anak kecil lelaki di pinggir pantai.
Anak kecil lelaki itu menanyakan namanya namun Sehwa tidak menjawabnya lantaran tidak mempunyai nama. Sejak di saat itu nama SeHwa diberikan untuknya yang mempunyai makna seorang anak yang bersinar terang.

Ia menceritakan juga ihwal anak itu yang senantiasa bermain dengannya hingga remaja. Suatu di saat lelaki itu tiba dan memberi tahu kalau ia akan menikah dan hidup dengan gadis lain.
Pria itu menyampaikan kalau bekerjsama ia tidak mau dengan kandidat istrinya justru ingin bareng putri duyung itu. Ketika malam pertama ijab kabul lelaki tersebut lari dari rumah untuk menuju laut.
Ia mengundang nama SeHwa dan menerjang derasnya ombak pantai untuk mencarinya. Pria tersebut tenggalam kemudian SeHwa tiba dan menciumnya.

Ia menceritakan ihwal lelaki itu yang sudah melupakannya lantaran kesanggupan khusus putri duyung yakni meniadakan ingatan terhadap orang yang mereka kehendaki.
Mendengar hal itu DamRyung terkejut dan menceritakan kalau kematian istrinya disebabkan oleh penyakit paru-paru lantaran di saat malam pertama DamRyung meninggalkannya dan ia tidak ingat argumentasi ia meninggalkan istrinya.

Ia kembali menanyakan untuk menegaskan apakah lelaki yang SeHwa ceritakan yakni dirinya.
Ketika Joonjae terbangun di pinggir laut, ia menjajal mengingat apa yang menjadikannya tergeletak di pinggir laut.

Ia cuma teringat insiden dikejar oleh bawahan JinOk dan terkepung sehingga ia menjatuhkan dirinya sendiri ke laut.
Teringat hal itu menjadikannya merasa heran mengapa ia memutuskan menekuni ke laut. Ia tak sengaja menyaksikan gelang giok di tangannya namun ia tidak ingat apa-apa.
Dengan pesawat, joonjae kembali menuju Seoul. Di tempat duduknya ia menyaksikan arah maritim dan menyaksikan sesuatu namun ia hiraukan.

Ternyata putri duyung melihatnya dari permukaan maritim dan teringat perkataan Joonjae kalau ia akan kembali ke Seoul.
Sesampai di bandara Joonjae menyaksikan gunjingan pembunuhan dan menyebar foto pembunuhnya yang dalam pencarian.

Ketika joonjae keluar bandara, ia tak sengaja menyaksikan orang dengan wajah yang serupa di berita.
Sesampai depan rumahnya, Nam doo terkejut menyaksikan Joonjae selamat lantaran ia dikabarkan sudah tewas. Joonjae memarahinya lantaran perilaku Nam doo yang memakai rumahnya seakan miliknya.
Bahkan, password rumahnya diretas dan diganti oleh TaeO. Joonjae meminta TaeO dan Nam dok untuk keluar dari rumahnya namun rumah namdoo dan TaeO sudah dipahami polisi sehingga ia tiba ke tempat tinggal Joonjae yang aman.
Namdoo membisiki Joonjae dan meminta mengatakan secara pribadi dengannya. Ia memukau Joonjae ke balkon untuk menanyakan eksistensi gelang yang Joonjae curi.

Mendengar hal itu, Joonjae merasa heran dan kebingungan lantaran NamDoo mengenali gelang yang tiba-tiba ia peroleh di tangannya di saat bangkit di pinggir laut. Ia menanyakan mengapa namdoo mengetahuinya.
Namdoo menyampaikan kalau Joonjae berjumpa perempuan gila dan mencuri gelangnya lantaran mempunyai nilai jual yang tinggi dengan memberikan pesan terdiri dari foto gelang yang dikirim oleh Joonjae.
Joonjae merasa galau dan menyampaikan kalau ia tidak pernah berjumpa dengan seorang perempuan di saat perjalanannya.
Namdoo menanyakan eksistensi gelang itu. Joonjae tambah merasa heran gelang itu ada di dirinya. NamDoo meminta gelang itu namun Joonjae menolaknya lantaran ia ingin memeriksanya dulu.

Ketika tertidur Joonjae berkhayal mendengar bunyi seorang perempuan yang menyatakan cinta padanya kemudian ia terbangun dan merasa ingin tau siapa bekerjsama perempuan itu.

Simchung pastikan pergi ke seoul dan pamit dengan teman-temannya dengan berenang menyusuri lautan.
Tiga bulan kemudian

Simchung menyaksikan suatu bahtera di permukaan laut. Ia menanyakan arah untuk menuju Seoul.
Orang yang ada di bahtera itu menampilkan arahnya. Orang itu merasa terkejut menyaksikan simchung akan berenang bebas menuju Seoul.
Di suatu pinggir pantai, segerombolan ibu-ibu di kagetkan oleh seorang perempuan yang tiba-tiba timbul dari kejauhan di pinggir pantai. Simchung menghampiri mereka dan menanyakan apakah tempat ini yakni Seoul.

Namun, balasan mereka menghasilkan simchung murung lantaran ia suah berenang hingga muak mudah-mudahan bisa menuju Seoul.
Mereka menyampaikan tumpangan untuknya lantaran mereka juga akan ke Seoul. Akhirnya simchung ikut bergabung dengan mereka.

Sampai di Seoul, simchung turun dari bis dan menghasilkan orang-orang disekitarnya memperhatikan dirinya lantaran busana dan rambut yang kucelnya.
Simchung terkejut menyaksikan seluruh orang berlalu lalang dengan jumlah yang sungguh banyak.

Mereka mengawali pekerjaan menipunya lagi. joonjae berganti busana di ruang ganti rahasianya dan mengenakan busana polisi.
Ketika menuju garasi Namdoo memberi tahu kalau nyonya JinOk akan menaiki lift di suatu gedung. Joonjae meminta TaeO menertibkan lift itu dari atap dan melakukan rencananya.

SImchung merasa lapar menyaksikan pedagang pinggir jalan memasarkan makanan. Penjual kuliner menghalau simchung lantaran ia tak mempunyai uang. Simchung tak sadar kalau kendaraan beroda empat milik Joonjae melewatinya begitu saja.

SImchung berlangsung dan tak sengaja menyaksikan para siswa yang sedang melaksanakan pemerasan duit terhadap temannya. Ia menyaksikan hal itu dan menjajal meminta duit ke anak kecil perempuan yang melalui di jalan lantaran lapa.
Anak kecil itu menanyainya apakah ia bertujuan memeras seorang anak kecil. Akhirnya Simchung dibelikan ramen oleh anak kecildi mini market.
Anak kecil itu menyampaikan ia membelikan kuliner terhadap simchung lantaran argumentasi simchung yang kelaparan.
Ia juga menerangkan kalau ia membayarnya dengan kartu kredit ibunya. Simchungjustru mengajukan pertanyaan apa benda itu semacam uang.

Anak kecil itu menerangkan benda itu berlaku menyerupai uang. Simchung kembali mengajukan pertanyaan apakah duit begitu pentingnya di dunia ini.
Anak kecil itu menerangkan kalau seseorang bersusah payah untuk mendapat duit begitupun ibunya hingga ibunya sibuk dari pagi hingga petang mencari duit untuk membahagiakan dirinya.
Namun, simchung menyeloteh ihwal apakah akan senang kalau mencari duit dengan mencuri. Anak itu terdiam.
Anak kecil perempuan itu berpamitan untuk pergi les dan memerintahkan simchung untuk tidak mengulangi mencuri duit milik seseorang.
Ia juga menyampaikan selembar duit untuknya dan memintanya mudah-mudahan menggunakannya baik-baik. Lalu, ia meninggalkan simchung.

Ketika Anak itu berjalan, ia tak sengaja menabrak seseorang. Ternyata yang ia tambrak yakni Joonjae bareng teman-temannya yang hendak menuju gedung rencananya.
Joonjae memarahi anak kecil itu namun ia justru dimarahi balik dan di panggil paman oleh anak kecil itu.
Hal itu menghasilkan Joonjae murka sehingga menghasilkan NamDoo menjajal menghentikannya.Joonjae tak mengenali kalau Simchung ada di jalan yang berlawanan.

Simchung berpapasan lagi dengan anak yang di peras teman-temannya. Simchung memarahi mereka dan memerintahkan untuk tidak melaksanakan pemerasan.
Para siswa itu melawannya sehingga simchungmelawan mereka kembali. Karena mereka kalah tak berani, mereka pastikan pergi.


Salah satu siswa yang melaksanakan pemerasan mendapat telepon dari ibunya.
Ternyata ibunya yakni JinOk. Ibunya menanyakan keadaannya dan meminta untuk tidak bergaul dengan teman-teman yang badung dan mencontek kakaknya.
Selesai menelpon anaknya, JinOk memasuki lift sesuai planning Joonjae. Pintu lift tertahan lantaran Joonjae hendak masuk. Ketika pintu lift tertutup, taeO melaksanakan tugasnya yakni memberhentikan lift itu.

Di di saat itu joonjae melepas kacamata hitam yang samarannya dan menghasilkan jinOk menyadari kalau joonjae yang mendustai dirinya. Tiba-tiba lampu lift mati sesuai planning Joonjae yang memerintahkan TaeO.
Joonjae melaksanakan agresi hipnotisnya sehingga menghasilkan JinOk menduga kalau di belakangnya pintu lift terbuka di ketinggian gedung dan menyaksikan anaknya yang jatuh dari ketinggian itu.
Joonjae menyampaikan kalau jinOk akan mencicipi rasa murung yang dicicipi oleh ibu dari sobat ybg dibunuh oleh anaknya.

Karena jinOk terhipnotis menghasilkan dirinya mencicipi apa yang dibilang Joonjae.

Ketika hipnotisnya hilang dan lift sudah membuka, jinOk keluar disambut oleh bawahannya. JinOk pribadi meminta mudah-mudahan mencabut semua somasi dan akan menemui ibu dari sobat anaknya ini.
Setelah berhasil, mereka keluar menuju mobil. Namdoo memuji kemampuan hipnotis joonjae.

Tae yang lazimnya membisu saja juga ikut menanyakan cara joonjae melaksanakan hipnotis. Joonjae menerangkan kepadanya dan memberi tahu kalau tidak siapa pun bisa tergoda hipnotisnya ini.
Simchung mendapatkan mantel yang masih gres di tempat sampah. Ada perempuan jalanan yang membiarkannya mencari busana di tempat sampah.
Ia juga menyampaikan kalau di tempat sini yakni tempat orang kaya sehingga ia mendapat banyak busana gres di tempat sampah.
Ia menanyakan asal simchung dan argumentasi ia tiba ke Seoul. Simchung menceritakan alasanya untuk mencari joonjae.

Wanita itu kembali menanyakan alamat dan nomor telepon lelaki yang dicari simchung tetapisimchung tak memilikinya.
Wanita itu menanyakan apakah ada suatu tempat dimana lelaki itu menyebutkan suatu tempat yang hendak ia kunjungi.
Simchung teringat perkataan Joonjae yang menyampaikan kalau ia di seoul, ia akan mengajak simchung menyaksikan panorama manis di gedung 63.
SImchung diberitahu oleh perempuan itu untuk naik bis menuju tujuannya. Ketika masuk bis ia ditanyai lantaran tidak mempunyai kartu bis. Supir bis menanyakan apakah simchung mempunyai uang.

Simchung mengeluarkan duit tunjangan anak kecil tadi terhadap supir bis. Supir bis merasa kesal lantaran duit yang diberikan tidak cukup namun supir bis hasilnya memerintahkan simchung untuk masuk dan duduk.
Ketika Yooran mengolah masakan sup rumput maritim yang identik dengan hari ulang tahun menghasilkan jonjoo menanyakan siapa yang ulang tahun.

Kemudian ia menyaksikan anaknya Si-A dan mengenali kalau lelaki yang dicintai anaknya ini ulang tahun. Yooran menyeletuk kalau anaknya juga berulang tahun hari ini.
Si Ah tiba ke tempat tinggal joonjae dan menyampaikan sup rumput maritim bikinan yokran pembantunya itu. Joonjae menanyakan bagaimana Si A bisa tahu alamat rumahnya. SiA menyampaikan kalau ia diberirahu oleh Namdoo.

Ketika mengkonsumsi masakan yang di berikan siA, joonjae mengingat masakan ibunya dulu. Tiba-tiba Namdoo tiba dan memuji SiA lantaran ia merencanakan semua ini untuk Joonjae.
SiA mengajak Joonjae ke kafe untuk merayakan ulang tahun Joonjae. Namun, joonjae menolaknya dengan argumentasi ia sudah mempunyai janji. Kemudian joonjae pergi meninggalkan mereka.
Si A menyampaikan duit terhadap NamDoo lantaran informasi alamat Joonjae. Ia menanyakan apakah joonjae mempunyai seorang pacar.
NamDoo menjawab dengan percaya kalau sulit dipercayai ada perempuan yang dapat menghasilkan joonjae menyukainya. SiA merasa curiga lantaran argumentasi Joonjae dan siapa yang janjian dengannya.
Simchung masuk ke gedung yang joonjae katakan waktu itu. Ia menyaksikan aquarium besar yang terdiri dari banyak ikan.
Ia merasa senang lantaran ia tidak akan merasa kelaparan. Simchung masuk ke aquarium dan di tonton oleh orang-orang. Pengunjung tak meragukan bentuk aslinya lantaran di tempat itu memang ada program pertunjukan putri duyung.
Pegawai disana juga merasa heran lantaran program petunjukkan belum saatnya mulai. Salah satu hadirin anak kecil menyaksikan simchung dan menampilkan ke ibunya.

Anak itu memberi tahu ibunya kalau putri duyung mengkonsumsi ikan-ikan itu. Ibunya tidak mempercayainya dan menerangkan kalau putri duyung hidup erat dengan ikan sehingga perkataan anaknya itu tidak mungkin.
Seluruh hadirin ramai menonton dan memotret simchung. Simchung tak sengaja menyaksikan Joonjae melalui aquariumnya namun tidak melihatnya. Simchung mengikuti Joonjae dan mengedor-gedor beling aquarium mudah-mudahan Joonjae menyaksikan dirinya.

Ketika hendak pergi berjalan, joonjae menoleh kebelakang dan menyaksikan Simchung. Namun, joonjae kembali berbalik arah dan pergi lantaran ia tidak mengingat simchung.
Para pegawai merasa kebingungan lantaran penyelam pemain drama putri duyungyang bekerjsama tiba dan mereka heran bagaimana perempuan yang berpura-pura tadi bisa masuk ke aquarium.

Tiba-tiba mereka menyaksikan simchung yang berlangsung dari seberang. Karena hendak di tangkap, simchung melempar para pegawai dan kabur.
Ketika joonjae berlangsung menuju keluar, ia mendapat pesan dari Namdoo. Namdoo memberi tahu kalau ia sedang berjumpa dengan Thomas sobat Joonjae yang membantunya di saat masa pengejaran oleh bawahan JinOk.
Namdoo juga mengirim foto yang diambil tomas dan foto itu terdapat perempuan yang Joonjae tipu. Joonjae merasa terkejut dan menjajal memperjelas siapa perempuan itu.

Wanita itu mengenakan gelang giok yang ada di dirinya kemudian Joonjae memperbesar foto untuk menyaksikan wajah perempuan itu.
Dengan perasaan terkejut Joonjae pribadi bergegas lari masuk kembali ke aquarium mencari perempuan yang ia lihat di aquarium lantaran menurut foto itu ia menyaksikan wajah yang sama.

Setelah mengelilingi aquarium, joonjae menyaksikan simchung kemudian menghampirinya. Ia menyaksikan mata simchung yang berkaca-kaca memandang dirinya.
Bersambung ke episode 4, disini linknya..
All images credit and content copyright : SBS, WeTV