Start Up Ep 4 Part 1

Drama Korea – Sinopsis Start Up Episode 4 Part 1, Silahkan simak Episode sebelumnya cek di sini. Dan juga sanggup baca daftarnya pada goresan pena yang ini.

Start Up Ep 4 Part 1
Foto tvN

Orang-orang menuliskan pesan cita-cita mereka, kemudian menggantungnya di wilayah yang sudah disediakan.

Dal Mi menulis, kalau ia mau naik ke atas dengan lift.

Start Up Ep 4 Part 1
Foto tvN
Start Up Ep 4 Part 1
Foto tvN

Setelah menggantung pesan harapannya, Dal Mi beranjak pergi tanpa menyaksikan ada In Jae di belakangnya.

In Jae sendiri sedang menulis harapannya. Lalu ia pergi menggantungnya.

Start Up Ep 4 Part 1
Foto tvN

In Jae menulis kalau ia tidak ingin menjadi permen karet bekas.

Terdengar narasi Do San.

Do San : Meskipun kamu pikir kodemu sudah selsai ¦satu hal saja sanggup bikin kekutu dan menghancurkan programmu.

Start Up Ep 4 Part 1
Foto tvN

In Jae pergi, tetapi ia sempat bertabrakan dengan Do San. In Jae tak ingat Do San, makanya ia pergi begitu saja sesudah Do San menabraknya.

Start Up Ep 4 Part 1
Foto tvN

Do San menulis, ia ingin bikin salah paham menjadi kenyataan.

Narasi Do San berlanjut.

Do San : Ada satu keadaan khusus. Jika Sand Box merupakan mimpi semua orang….

Start Up Ep 4 Part 1
Foto tvN
Start Up Ep 4 Part 1
Foto tvN
Start Up Ep 4 Part 1
Foto tvN

Di wilayah masing-masing, Dal Mi, In Jae dan Trio San mulai mendaftarkan diri mereka secara online untuk menjadi anggota Sand Box.

In Jae dan Dal Mi di rumah mereka masing2.

Trio San di Samsan Tech.

Narasi Do San masih berlanjut.

Do San : Aku mengabaikan satu syarat itu, dan hasilnya…

Start Up Ep 4 Part 1
Foto tvN
Start Up Ep 4 Part 1
Foto tvN

Sekarang, Do San di hadapkan pada satu pilihan.

Di Sand Box, In Jae memerintahkan Do San memilih. Dia atau Dal Mi.

Do San terdiam. Dia risau dan bahkan tak berani memandang Dal Mi.

In Jae dan Dal Mi menanti balasan Do San.

Start Up Ep 4 Part 1
Foto tvN
Start Up Ep 4 Part 1
Foto tvN

Dal Mi : Do San-ah.

Do San memandang Dal Mi.

Narasi Do San terdengar lagi.

Do San : Ada kekutu dan saya terdiam.

Start Up Ep 4 Part 1
Foto tvN

-Ep 4, Sand Box-

Start Up Ep 4 Part 1
Foto tvN

Dal Mi ketiduran di kursinya di saat tengah menjalankan sesuatu.

Halmeoni masuk, menenteng baju-baju Dal Mi yang sudah dilipatnya. Halmeoni menyaksikan Dal Mi ketiduran di kursi.

Halmeoni membangunkan Dal Mi.

Halmeoni : Dal Mi-ya, lap liurmu dan pindahlah ke kasur.

Start Up Ep 4 Part 1
Foto tvN
Start Up Ep 4 Part 1
Foto tvN

Dal Mi pribadi bangkit dan bilang kalau ia punya wangsit bisnis.

Dal Mi : Restoran yang tak perlu modal banyak. Restoran yang cuma punya dapur.

Halmeoni : Restoran butuh lebih dari sekadar dapur.

Start Up Ep 4 Part 1
Foto tvN

Halmeoni lantas menampilkan baju-baju Dal Mi dan duduk di kasur sambil tanya, para tamu mau duduk dimana kalau cuma ada dapur.

Dal Mi bilang tak perlu ada sambil memasukkan bajunya ke lemari.

Dal Mi : Hanya untuk pesan antar. Tak perlu hiasan tempat, tak perlu meja dan kursi. Hanya perlu dapur. Jadi, modalnya sedikit.

Start Up Ep 4 Part 1
Foto tvN
Start Up Ep 4 Part 1
Foto tvN

Dal Mi mengambil catatannya. Dia bilang gagal pun tak masalah.

Start Up Ep 4 Part 1
Foto tvN
Start Up Ep 4 Part 1
Foto tvN

Halmeoni pribadi teringat putranya.

Saat itu, Pak Seo minta pertimbangan halmeoni yang lagi sibuk merencanakan makanan.

Sementara Dal Mi duduk di belakang Pak Seo, menyaksikan beberapa selebaran.

Pak Seo : Semua brosur dalam satu situs web. Jadi, kita tak perlu brosur lagi. Jika masuk ke situs web, kamu sanggup lihat semua masakan pesan antar menurut jenis.

Dal Mi memberi saran.

Start Up Ep 4 Part 1
Foto tvN
Start Up Ep 4 Part 1
Foto tvN

Dal Mi : Ayah! Bagaimana kalau dibentuk tata cara analisa juga? Ada lima nilai berbeda.

Halmeoni dan Pak Seo setuju.

Pak Seo pribadi melaksanakan rekomendasi Dal Mi.

Halmeoni tersenyum menyaksikan semangat Pak Seo.

Start Up Ep 4 Part 1
Foto tvN
Start Up Ep 4 Part 1
Foto tvN

Tapi kerja keras Pak Seo gagal. Halmeoni cuma sanggup melongo murung memandang raut paras Pak Seo.

Dal Mi nyaris menangis.

Dal Mi : Ayah, bagaimana ini?

Pak Seo memeluk Dal Mi dan coba menenangkan Dal Mi. Dia bilang itu bukan problem besar dan tidak apa-apa.

Start Up Ep 4 Part 1
Foto tvN

Sekarang, halmeoni melongo memandang Dal Mi yang sedang menerangkan idenya.

Dal Mi : Jadi, seumpama mengaplikasikan kantor bersama, tetapi untuk restoran.

Halmeoni menghela nafas dan memalingkan wajahnya.

Start Up Ep 4 Part 1
Foto tvN

Dal Mi pikir, idenya tak bagus. Dia mencari wangsit lain.

Dal Mi : Kalau kendaraan beroda empat tanpa kunci? Jadi, aplikasikan biometrik di kendaraan beroda empat juga. Jika sanggup buka dengan sidik jari, kamu tak perlu bawa kunci ke mana-mana.

Tapi Dal Mi berpikir lagi dan merasa idenya yang kedua juga gak bagus.

Dal Mi : Sepertinya lebih baik dengan pengenalan wajah. Susah lepas sarung tangan waktu cuaca dingin.

Start Up Ep 4 Part 1
Foto tvN
Start Up Ep 4 Part 1
Foto tvN

Halmeoni : Dal Mi-ya, membuka usaha itu hal sulit. Kau tahu, kan?

Dal Mi : Tentu saja saya tahu. Tapi kini tak sesulit dulu. Bahkan anak Sekolah Menengan Atas sanggup bikin bisnis. Aku juga punya jalan.

Halmeoni : Jalan apa?

Start Up Ep 4 Part 1
Foto tvN
Start Up Ep 4 Part 1
Foto tvN

Dal Mi bilang diam-diam dan kembali duduk di kursinya.

Dal Mi : Akan kuberi tahu kalau sudah lolos.

Halmeoni sewot dan minta Dal Mi bilang sekarang.

Dal Mi tak mau.

Dal Mi : Akan memalukan kalau gugur.

Start Up Ep 4 Part 1
Foto tvN

Halmeoni pusing.

Halmeoni : Astaga, ini sudah nasibku.

Start Up Ep 4 Part 1
Foto tvN

Sang Su masuk ke ruang rapat dan mengucapkan selamat pagi pada tiga karyawannya yang sudah berada disana.

Sang Su nanyain yang lainnya.

Sang Su : Astaga. Aku tak suka jam kerja fleksibel. Menurutku, itu wangsit bodoh. Kalian mesti tepat waktu di saat rapat, dan cepat telepon pegawai yang belum datang.

Start Up Ep 4 Part 1
Foto tvN

Salah satu pegawainya menyerahkan surat pengunduran diri 4 pegawai lain.

Start Up Ep 4 Part 1
Foto tvN

4 pegawai yang mengundurkan diri, ternyata ada di rumah In Jae.

In Jae : Kalian sudah yakin dan mengikutiku, tetapi maaf. Aku masih belum sanggup janjikan honor kalian. Dan belum sanggup punya kantor.

Start Up Ep 4 Part 1
Foto tvN
Start Up Ep 4 Part 1
Foto tvN

Isu : Bagus. Aku merasa seumpama kembali ke masa lalu.

Dae Myung : Mana ada kantor dengan Jacuzzi begini?

Start Up Ep 4 Part 1
Foto tvN

Nyonya Cha tiba-tiba melalui sambil teleponan.

Nyonya Cha : Minyaknya juga harum. Keriput dan noda hitam sanggup pribadi hilang.

Start Up Ep 4 Part 1
Foto tvN
Start Up Ep 4 Part 1
Foto tvN

In Jae menyahut.

“Itu sebab matamu tua. Bukan hilang, cuma tak terlihat.”

Nyonya Cha pribadi memandang In Jae.

Nyonya Cha : In Jae-ya, kau…

Start Up Ep 4 Part 1
Foto tvN

Nyonya Cha berhenti bicara di saat menyaksikan para pegawai In Jae.

Nyonya Cha : Kenapa mereka di sini?

In Jae : Pakai beling pembesar kalau noda hitam tak terlihat. Tidak. Haruskah dibiarkan sebab itu berkah?

Start Up Ep 4 Part 1
Foto tvN
Start Up Ep 4 Part 1
Foto tvN

Nyonya Cha mendekati In Jae. Dia protes sebab In Jae bikin kamar hotelnya menjadi kantor. Kaprikornus ternyata In Jae ada di hotel, bukan di rumahnya.

In Jae minta ibunya bersabar hingga ia masuk Sand Box.

Start Up Ep 4 Part 1
Foto tvN
Start Up Ep 4 Part 1
Foto tvN

In Jae : Jika masuk sana, kantornya gratis, dan kalian sanggup digaji walaupun tak besar.

Nyonya Cha minta maaf sebab mengusik rapat mereka, kemudian mengajak In Jae bicara.

Start Up Ep 4 Part 1
Foto tvN

Nyonya Cha minta klarifikasi kenapa In Jae mau masuk Sand Box.

Nyonya Cha : Bukankah itu wilayah untuk orang yang tidak memiliki duit atau koneksi?

In Jae : Aku butuh itu. Aku butuh gambaran itu, orang yang sukses tanpa duit dan relasi.

Start Up Ep 4 Part 1
Foto tvN
Start Up Ep 4 Part 1
Foto tvN

Nyonya Cha : Kenapa begitu? Kau punya duit dan relasi. Aku belum bercerai.

In Jae : Karena itu ibu hidup begini? Karena mau beri saya duit dan relasi?

Nyonya Cha : Kau berterima kasih sebab sudah membuatmu menjadi anak konglomerat.

In Jae : Aku berterima kasih. Usahaku tak dilihat sebab mengawali selaku anak konglomerat. Ibu pun tak mengakuiku. Berkatmu, saya sadar itu semua.

Start Up Ep 4 Part 1
Foto tvN
Start Up Ep 4 Part 1
Foto tvN

Nyonya Cha : Hei, kau! Kau pikir mudah mulai bisnis tanpa pendanaan awal? Apa kamu mau buat saya khawatir?

In Jae : Khawatir? Mengapa saya merasa begini kesal sebab kamu mengkhawatirkanku? Kau mengkhawatirkanku, tetapi mendukungnya?

Start Up Ep 4 Part 1
Foto tvN

Nyonya Cha teringat di saat ia menyemangati Dal Mi sesudah pesta relasi.

Start Up Ep 4 Part 1
Foto tvN
Start Up Ep 4 Part 1
Foto tvN

Nyonya Cha menurunkan nada bicaranya.

Nyonya Cha : In Jae-ya, aku…

In Jae : Jika kamu benar mengakuiku, jangan khawatirkan aku, tetapi dukung aku.

Start Up Ep 4 Part 1
Foto tvN

Nyonya Cha melongo mendengar seruan In Jae.

In Jae lantas bergegas pergi.

Start Up Ep 4 Part 1
Foto tvN

Dal Mi di toko buku.

Di rak, terpajang buku-buku Sand Box yang ditulis Bu Yoon.

Dal Mi mau mengambil buku tanya jawab Sand Box yang tinggal satu di rak. Tapi tiba-tiba, ada seseorang yang akan mengambil buku yang serupa juga.

Dal Mi menoleh, memandang orang itu. Seorang perempuan dengan tubuhnya yang tinggi menjulang.

Dal Mi bilang, ia yang mengambil bukunya apalagi dulu.

Wanita itu juga bilang kalau ia yang mengambil duluan.

Dal Mi pun tanya, kenapa seorang pengacara seumpama perempuan itu mau mendaftar ke Sand Box.

Wanita itu bilang pengacara cuma hobinya. Pekerjaannya yang sebenarnya merupakan desainer.

Wanita itu kemudian tanya argumentasi Dal Mi mendaftar ke Sand Box.

Dal Mi bilang itu sebab ia tidak memiliki relasi, pendidikan tinggi dan uang.

Start Up Ep 4 Part 1
Foto tvN
Start Up Ep 4 Part 1
Foto tvN

“Siapa namamu?”

“Seo Dal Mi. Kenapa?”

“Mau kuhindari. Tak akan baik terlibat denganmu.”

“Lalu, siapa namamu?”

“Jung Sa Ha. Kenapa?

“Aku mau terlibat denganmu sebab kualifikasimu hebat.”

“Kau mau terlibat denganku, tetapi tidak ingin mengalah?”

Start Up Ep 4 Part 1
Foto tvN

Dal Mi tidak ingin ngalah. Dia tidak ingin ngasih bukunya ke Sa Ha. Dal Mi terus menahan bukunya biar tak diambil Sa Ha. Tapi tiba-tiba, Dal Mi memandang ke arah lain dan mengalah.

Start Up Ep 4 Part 1
Foto tvN
Start Up Ep 4 Part 1
Foto tvN

Dal Mi : Aku akan berikan 1.000 won. Jadi, berikan buku ini kepadaku.

Sa Ha tidak ingin kalah. Dia bilang akan beri 5.000 won.

Start Up Ep 4 Part 1
Foto tvN
Start Up Ep 4 Part 1
Foto tvN

Dal Mi mengalah. Dia ngambil duit Sa Ha dan pergi.

Sa Ha heran dan bertanya-tanya kenapa mudah sekali Dal Mi menyerah.

Start Up Ep 4 Part 1
Foto tvN
Start Up Ep 4 Part 1
Foto tvN

Dal Mi kemudian mengambil buku tanya jawab Sand Box di rak lain. Sambil berlangsung pergi, ia nunjukin buku itu ke Sa Ha.

Sa Ha gres sadar ia kena kibul Dal Mi.

Start Up Ep 4 Part 1
Foto tvN

Seorang pramusaji datang, menenteng banyak buku tanya jawab Sand Box.

Start Up Ep 4 Part 1
Foto tvN

Trio San juga di toko buku. Ternyata itu toko buku yang kesekian kali mereka datangi.

Mereka kemudian menyaksikan seorang perempuan memegang buku tanya jawab Sand Box sedang mengantri di kasir.

Chul San : Permisi, kamu sanggup buku ini dari mana?

Start Up Ep 4 Part 1
Foto tvN
Start Up Ep 4 Part 1
Foto tvN

Wanita itu Sa Ha. Sa Ha bilang di rak kerja keras rintisan.

Trio San mau kesana tetapi Sa Ha bilang itu stok buku terakhir.

Trio San lelah. Chul San bilang mereka sudah keliling banyak toko buku hari itu.

Sa Ha tanya, sudah berapa kali. Chul San bilang enam kali.

Sa Ha ngasih saran.

“Beri saya 10 ribu won dan buku ini jadi milik kalian sayang.” ucap Sa Ha.

Start Up Ep 4 Part 1
Foto tvN

Sa Ha pun sukses mendapat 10 ribu won.

Start Up Ep 4 Part 1
Foto tvN

Trio San jalan-jalan keliling toko buku.

Do San serius membaca buku tanya jawab Sand Box.

Sementara Yong San dan Chul San sibuk ngebicarain Sa Ha.

Chul San : Menurutmu apa artinya kalau perempuan memanggilmu sayang?

Yong San : Apa maksudmu?

Chul San : Wanita tadi. Dia memberi kita buku ini dan mengundang kita sayang. Apa itu lampu hijau?

Yong San : Lampu hijau?

Start Up Ep 4 Part 1
Foto tvN

Mereka gempar sendiri. Yong San minta pertimbangan Do San.

Yong San : Lampu hijau kan Do San-ah?

Start Up Ep 4 Part 1
Foto tvN

Dal Mi yang kebetulan lewat, mendengar nama Do San disebut-sebut ia terkejut dan pribadi menoleh.

Do San dan Dal Mi pun terkejut mereka ketemu di toko buku.

Start Up Ep 4 Part 1
Foto tvN

Trio San dan Dal Mi sama-sama ngumpet dibalik rak.

Di balik rak, Yong San dan Chul San bantuin Do San dandan.

Dal Mi juga dandan. Dia sibuk nguncir rambutnya dan makai lipstick.

Start Up Ep 4 Part 1
Foto tvN

Setelah ngerasa style nya sama2 oke, mereka kembali berdiri.

Dal Mi beralasan, kalau tadi anting2nya jatuh jadi ia mencarinya.

Do San : Aku juga. Bukan, maksudku…

Dal Mi : Halo. Kenapa disini?

Start Up Ep 4 Part 1
Foto tvN
Start Up Ep 4 Part 1
Foto tvN

Do San : Ada buku yang akan kubeli. San…

Yong San : Sand Fransisco, perihal Sillicon Valley. Buku itu.

Chul San : Perusahaan kami sedang menuju global.

Dal Mi : Sudah global. Kalian hebat.

Start Up Ep 4 Part 1
Foto tvN
Start Up Ep 4 Part 1
Foto tvN

Do San : Tidak, kami tak sehebat itu.

Chul San : Dia rendah hati.

Chul San ketawa.

Start Up Ep 4 Part 1
Foto tvN

Sekarang, Do San dan Dal Mi berdiri di halte.

Chul San dan Yong San duduk di belakang mereka.

Start Up Ep 4 Part 1
Foto tvN
Start Up Ep 4 Part 1
Foto tvN

Dal Mi : Dimana mobilmu?

Do San : Mobil? Kemarin saya bermalam di rumah Chul San. Gang rumahnya sempit. Jadi, tak bawa mobil. Karena itu juga bajuku begini.

Chul San kesal dikatain begitu.

Start Up Ep 4 Part 1
Foto tvN
Start Up Ep 4 Part 1
Foto tvN

Dal Mi bilang, baju Do San terlihat santai dan bagus.

Dal Mi : Biasanya kamu terlalu sempurna. Sangat membebaniku.

Do San : Aku tak sempurna.

Start Up Ep 4 Part 1
Foto tvN

Dal Mi : Kau ada rencana besok?

Do San : Besok? Tak ada.

Dal Mi : Benarkah?

Do San : Ya.

Dal Mi : Besok kamu ulang tahun. Tak ada janji?

Do San bingung, ulang tahunku?

Dal Mi : Ya.

Start Up Ep 4 Part 1
Foto tvN

Yong San dan Chul San saling berbisik. Yong San bilang ulang tahun Do San masih lama. Chul San tahu besok ulang tahun Ji Pyeong sebab Ji Pyeong pemilik surat itu.

Start Up Ep 4 Part 1
Foto tvN

Do San : Ternyata besok ulang tahunku. Aku lupa.

Dal Mi : Kau ingat seruan yang kamu tulis di surat?

Do San : Permintaan? Tentu saja saya ingat.

Dal Mi : Aku akan kabulkan seruan itu besok.

Do San : Baiklah.

Dal Mi : Luangkan waktumu.

Start Up Ep 4 Part 1
Foto tvN

Bus datang. Dal Mi pribadi naik ke bus.

Bus mulai berjalan.

Chul San dan Yong San ngajak Do San pergi. Do San mengiyakan, tetapi ia kemudian memburu bus Dal Mi.

Start Up Ep 4 Part 1
Foto tvN

Chul San dan Yong San sama2 memandang kepergian Do San.

Chul San heran, kenapa ia begitu?

Yong San senyum2 menyaksikan Do San menyusul Dal Mi.

Yong San : Pasti itu menyenangkan.

Start Up Ep 4 Part 1
Foto tvN

Yong San lantas memandang Chul San.

Yong San : Kau iri, kan?

Chul San : Iri dengan hal begitu? Aku tak iri sama sekali! Jika saya iri, artinya saya kalah.

Tapi paras Chul San seumpama mau menangis.

Yong San : Jangan menangis.

Chul San : Ayo pergi.

Start Up Ep 4 Part 1
Foto tvN

Di bus, Do San dan Dal Mi terlihat salah tingkah. Mereka juga tak saling bicara.

Dal Mi kemudian memecah keheningan mereka.

Dal Mi : Kau tak kembali ke kantor?

Do San bilang sesudah mengirim Dal Mi.

Dal Mi : Astaga. Aku bukan anak kecil.

Start Up Ep 4 Part 1
Foto tvN

Dal Mi kemudian menyaksikan tangan Do San.

Dal Mi : Tanganmu…

Do San menyaksikan tangannya.

Do San : Tanganku kenapa?

Start Up Ep 4 Part 1
Foto tvN

Dal Mi menaruh tangannya di atas tangan Do San.

Dal Mi : Tanganku tergolong besar. Tapi sungguh kecil dibandingkan tanganmu.

Start Up Ep 4 Part 1
Foto tvN

Do San pun nervous menyaksikan tangannya dipegang Dal Mi.

Do San : Begitu.

Start Up Ep 4 Part 1
Foto tvN
Start Up Ep 4 Part 1
Foto tvN

Do San ngalihin pandangannya, sambil berulang kali berupaya menggenggam tangan Dal Mi tetapi ragu-ragu. Pada akhirnya, Dal Mi yang menggenggam tangan Do San duluan sebab menyaksikan Do San ragu2.

Do San pun bahagia tangannya digenggam Dal Mi.

Start Up Ep 4 Part 1
Foto tvN
Start Up Ep 4 Part 1
Foto tvN

Sekarang, Do San nyaris hingga di kantornya. Dia berlangsung sambil memandang tangannya dengan paras senang.

Yong San tiba-tiba datang. Dia terlihat panic.

Do San : Hei, Yong San-ah. Kau tahu tanganku besar? Kenapa ini membuatku senang. Aku niscaya gila.

Yong San : Jangan gila sekarang. Ayo.

Yong San memukau Do San ke kantor mereka.

Bersambung ke part 2…

Youth Melody (Drama China 2021)

Tentang Sinopsis – Youth Melody yakni serial Mandarin modern yang tayang di iQIYI pada 7 Januari 2021. Drama China ini memiliki 12 episode ...